MATERI YANG AKAN
DISAMPAIKAN:
PEMBELAJARAN SIFAT
KOLIGATIF LARUTAN (PENURUNAN TITIK BEKU LARUTAN) MENGGUNAKAN METODE INKUIRI
TERBIMBING
Oleh:
DISMAN SUSANTO ( AFD 114 003)
MUSTIKA
RUDI KUSUMA (AFD 114 )
ROY
ANDIKA ( AFD 110 )
RITA
(AFD 114 )
ONYAHISTI
(AFD 114 )
UNIVERSITAS
PALANGKA RAYA
FAKULTAS KEGURUAN
DAN ILMU PENDIDIKAN
PROGRAM STUDI
TEKNOLOGI PENDIDIKAN
2015
A. Alasan memilih materi “Sifat
Koligatif Larutan (Penurunan Titik Beku Larutan)” untuk dibelajarkan dengan metode inkuiri
1. Materi “Sifat
Koligatif Larutan (Penurunan Titik Beku Larutan)” mengandung konsep yang
sederhana.
2. Materi “Sifat
Koligatif Larutan (Penurunan Titik Beku Larutan)” ini dapat dieksperimenkan
dengan peralatan yang sederhana misalnya gelas beaker, tabung reaksi dan
termometer.
3. Langkah-langkah pada
eksperimen penurunan titik beku larutan ini cukup sederhana.
4. Eksperimen ini dapat
menarik perhatian siswa dan memancing siswa untuk berfikir kreatif.
B. Langkah-langkah Pembelajaran
Pembukaan:
Ø Membuka pelajaran
Ø Bertanya kepada siswa tentang:
a. Pengertian
larutan, pelarut, zat terlarut dan titik beku.
b. Contoh larutan
Ø Mengaitkan materi yang akan dipelajari dengan
kehidupan sehari-hari dengan memberikan pertanyaan:
a. Jika kita
memasukkan satu plastik air sirup dan satu plastik air minum ke dalam freezer,
manakah yang akan membeku terlebih dahulu?
Ø Menarik perhatian dan memotifasi siswa untuk
belajar
Kegiatan inti:
Fase 1: Pemberian Masalah
ü Membagikan Lembar Kerja Siswa (LKS), kemudian
mengajukan pertanyaan “ Pada temperatur berapakah :
a) 5 ml air suling
(aquades) membeku?
b) 5 ml larutan garam
(NaCl) membeku?
c) 5 ml larutan sirup
membeku?
d) Manakah yang akan membeku
terlebih dahulu?”
Fase 2: Membuat Hipotesis
Siswa membuat hipotesis terhadap masalah yang diberikan dan
menuliskannya pada LKS yang diberikan.
Fase 3: Percobaan
v Siswa melakukan pengujian terhadap hipotesis
yang mereka ajukan dengan melakukan percobaan “Sifat Koligatif Larutan
(Penurunan Titik Beku Larutan)”
v Siswa melakukan pengamatan dan mencatat dengan
cermat dan teliti hasil observasi percobaan mereka.
Fase 4: Mengevaluasi Hipotesis
- Siswa menganalisis
data hasil percobaan, membuat pembahasan atas hasil yang mereka peroleh dengan
membandingkan pada literatur yang ada untuk membuktikan kebenaran hipotesis
yang mereka buat, dan menjawab pertanyaan yang ada di LKS.
- Meminta
siswa untuk melaporkan hasil percobaan mereka dengan mempresentasikannya (pada
kegiatan ini dibuka forum tanya jawab terhadap hasil percobaan), kemudian
diskusi diarahkan oleh guru agar siswa mendapatkan konsep-konsep berikut:
a.) Larutan adalah suatu
campuran homogen dari molekul, atom ataupun ion dari dua zat atau lebih.
b.) Pelarut adalah komponen utama
suatu larutan yang berwujud cairan.
c.) Zat terlarut adalah komponen lain
yang dapat berbentuk gas, cairan ataupun zat padat yang terlarut kedalam
komponen utama.
d.) Titik beku adalah temperatur pada saat
zat padat dan cair suatu zat berada dalam kesetimbangan ( suhu saat suatu zat
mulai membeku).
Penutup
Fase 5: Membuat Keputusan
– Siswa menyimpulkan hasil pembelajaran.
– Meminta siswa untuk menyusun laporan tertulis sebagai
tugas.
C. Skenario Pembelajaran:
Kegiatan Pembukaan
G: selamat siang anak-anak!
Bagaimana kabar kalian
hari ini? Harus tetap semangat ya….
Ehm… biar
tambah semangat kita bahas minuman saja y…. Siapa yang suka minum air sirup??
S: saya, Bu…
G: Air sirup rasa apa yang kalian suka?
Sa: melon dan jeruk
Sb dan Sc: strawberry…
G: Banyak yang suka minum air sirup strawberry ya… kalau
begitu pasti kalian semua tahu, bagaimana cara membuat air sirup? Ada yang mau
menceritakan bagaimana cara membuat air sirup?
Sd: saya, Bu…
G: ya… yang angkat tangan dibelakang itu, tolong ceritakan
pada teman-temannya bagaimana membuat air sirup?
Sd: 3 sendok sirup dimasukkan ke gelas kemudian ditambah air
dan diaduk sampai tercampur semua
G: ya, benar sekali jawaban teman kalian tadi.
Sesudah sirup dan air
diaduk apakah kalian dapat membedakan, mana yang sirup dan mana yang airnya
seperti sebelum kalian mencampurnya tadi?
S: tidak tahu, Bu… kan sudah bercampur…
G: berarti, apakah saya boleh menyebutnya larutan
sirup? Pengertian larutan itu apa sih?
Sz: campuran air dan sirup, Bu…
G: ada pendapat yang lain?
St: campuran dua zat yang tidak bisa dibedakan lagi..
G: ya..., bagus,.. Terus, komponen larutan itu
apa saja??
S: (diam)
G: larutan itu tersusun dari apa saja?
Sa: air dan zat yang dilarutkan, Bu…
G: nah, air itu berfungsi sebagai apa?
Sb: pelarut, Bu..
G: kalau saya punya plastik A yang berisi air sirup dan
plastik B yang berisi air minum, kemudian keduanya saya masukkan ke dalam
freezer, mana yang akan membeku dulu ataukah keduanya membeku pada saat
bersamaan??
Se: air minum, Bu…
Si: air sirup, Bu…
Sg dan Sk: bareng, Bu… kan kompakan
G: ow… gitu ya… jawaban kalian sangat beragam
Untuk membuktikan
jawaban mana yang benar mari kita lakukan praktikum.
Kegiatan Inti
Fase 1: Perumusan Masalah
G: coba kalian perhatikan! ( guru menunjukkan 3 tabung
reaksi yang masing-masing berisi 5ml air suling, 5 ml larutan garam, dan 5 ml
larutan sirup) sambil bertanya: pada temperatur berapakah :
a. 5
ml air suling (aquades) membeku?
b. 5 ml
larutan garam (NaCl) membeku?
c. 5
ml larutan sirup membeku?
d. Manakah
yang akan membeku terlebih dahulu?
Fase 2: Membuat Hipotesis
G: tuliskan hipotesis kalian pada LKS yang ibu berikan !
Sl: hipotesis itu apa, Bu…?
G: ada yang sudah tahu apa itu hipotesis?
Sj: hipotesis itu dugaan sementara Bu…
G: ya jawaban yang bagus.., ayo sekarang ditulis
hipotesisnya.
S: (menulis hipotesisnya )
Fase 3: Eksperimen
G: ya sudah mari kita mulai eksperimennya, ayo semua
berkumpul dengan masing-masing kelompoknya. Prosedur percobaannya silakan
dibaca, kalau ada yang tidak dimengerti silakan ditanyakan. Kalau sudah tidak
ada yang ditanyakan, mari kita mulai praktikumnya.
Fase 4: Mengevaluasi Hipotesis
G: semua kelompok sudah selesai praktikumnya? Datanya
dianalisis ya…cara menganalisisnya dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan di
dalam LKS itu… pertanyaan-pertanyaan itu nanti bisa membimbing kalian mengevaluasi
hipotesis kalian tadi.. untuk tambahan materi, kalian juga boleh membaca
literatur lain yang relevan… didiskusikan masing-masing kelompok ya… saya beri
waktu10 menit untuk diskusi dengan kelompoknya masing-masing…
S: (siswa menganalisis data percobaan yang mereka peroleh)
( sepuluh menit kemudian)
G: sekarang silakan dipresentasikan hasil laporan percobaan
yang sudah kalian lakukan. Setelah perwakilan salah satu kelompok
mempresentasikan, siswa lain boleh menanggapi, jika ada pendapat yang berbeda atau
ada tanggapan. Ada yang mau mempresentasikan hasil percobaaannya?
Sg: ( angkat tangan, guru mempersilakan)(pada sesi
presentasi ini, guru berperan sebagai moderator)
G: ok.. presentasi yang bagus sekali.. ada yang punya
pendapat lain?
(siswa yang memiliki jawaban yang berbeda mengajukan
pendapat)
(guru memberikan bimbingan ketika terjadi perbedaan
pendapat)
G: Ada yang ingin bertanya?
Sx: kenapa ketika mendinginkan air, larutan gula dan larutan
garam digunakan campuran es batu dan garam sebagai pendingin?
G: pertanyaan yang bagus, ada yang bisa menjawab ?
Sr: karena ketika es batu ditambah garam, maka suhu es
tersebut akan turun di bawah 0o C (pada STP). sehingga jika
diberi air yang memiliki titik beku 0o C (pada STP) maka air
tersebut akan membeku karena suhunya melewati di bawah titik bekunya.
G: ada pertanyaan lagi?
S: (diam)
Kegiatan Penutup
Fase 5: Membuat Kesimpulan
G: baiklah karena diskusi kita sudah selesai, mari kita
simpulkan hasil praktikum hari ini.
Kesimpulan apa yang bisa kalian ambil?
Sa: larutan adalah suatu campuran homogen dari molekul, atom
ataupun ion dari dua zat atau lebih.
Sv: Pelarut adalah komponen utama suatu larutan yang
berwujud cairan.
Sw: Zat terlarut adalah komponen lain yang dapat berbentuk
gas, cairan ataupun zat padat yang terlarut kedalam komponen utama.
Ss: Titik beku adalah temperatur pada saat zat padat dan
cair suatu zat berada dalam kesetimbangan ( suhu saat suatu zat mulai membeku).
Sg: titik beku larutan lebih rendah dari titik beku pelarut
murninya.
G: kesimpulan yang bagus sekali.. tapi, apa yang menyebabkan
titik beku larutan lebih rendah daripada titik beku pelarutnya?
Sr: karena partikel-partikel dari zat terlarut akan
menghalangi pergerakan molekul-molekul pelarut, sehingga untuk lebih
mendekatkan jarak antarmolekul diperlukan suhu yang lebih rendah.
G: jawaban yang bagus sekali.. Baik, tolong dicatat di buku
masing-masing hasil pembelajaran kita hari ini agar bias dipelajari lagi
bila nanti lupa. Ok, hari ini cukup sekian. Tetap semangat! And Have
a nice day!
S: have a nice day too, mom…

Tidak ada komentar:
Posting Komentar